WASHINGTON – Microsoft belum lama ini mengumumkan akan me-rebranding logo dari beberapa layanannya. Adapun logo layanan yang akan diubah diantaranya Bing, Yammer, Skype dan Xbox.
Pengertian rebranding itu sendiri menurut Wikipedia adalah sebuah strategi pemasaran di mana nama baru, istilah, simbol, desain, atau kombinasinya diciptakan dengan tujuan mengembangkan identitas baru.
Disitat Slashgear, Selasa (30/4/2013), perusahaan yang didirikan oleh Bill Gates ini ingin menciptakan produk-produk dengan menampilkan logo baru sebagai identitas mereknya sendiri. Creative Director perusahaan Wolff Olins yang digandeng Microsoft, Todd Simmons menjelaskan tampilan baru beberapa logo produknya terinspirasi dari desain Nike.
“Kami terpikir tentang Nike. Bila Anda mendengar kata Nike, maka Anda sudah terbayang logonya yang simpel tanpa harus melihatnya,” ungkap Simmons.
Ia juga mengungkapan fokus dari rebranding ini terkait dengan konsumen. Simmons bersama Windows Phone Design Studio General Manager, Albert Shum mengungkapkan bahwa alasan utama perubahan logo Bing ini karena tiga hal yakni, orang, jangkauan dan pilihan.
Oleh karena itu, mereka ingin menyelaraskan desain, pemasaran, produk dan branding menjadi satu kesatuan yang “harmonis” dalam setiap paketnya. Bahkan petinggi perusahaan yang berpusat di Redmond ini ingin mengubah persepsi bahwa Microsoft dapat mewakili konsumen yang menggunakan produk-produknya.
“Rebranding logo baru merupakan bagian dari proses ‘re-imagining’ itu sendiri. Tentu hal ini memiliki risiko yang sangat besar, terutama jika produk yang di-rebranding ini digunakan oleh jutaan orang. Tetapi, Anda tidak bisa menjadi inovatif apabila tidak berani mengambil kesempatan,” tegas Shum.
Pengertian rebranding itu sendiri menurut Wikipedia adalah sebuah strategi pemasaran di mana nama baru, istilah, simbol, desain, atau kombinasinya diciptakan dengan tujuan mengembangkan identitas baru.
Disitat Slashgear, Selasa (30/4/2013), perusahaan yang didirikan oleh Bill Gates ini ingin menciptakan produk-produk dengan menampilkan logo baru sebagai identitas mereknya sendiri. Creative Director perusahaan Wolff Olins yang digandeng Microsoft, Todd Simmons menjelaskan tampilan baru beberapa logo produknya terinspirasi dari desain Nike.
“Kami terpikir tentang Nike. Bila Anda mendengar kata Nike, maka Anda sudah terbayang logonya yang simpel tanpa harus melihatnya,” ungkap Simmons.
Ia juga mengungkapan fokus dari rebranding ini terkait dengan konsumen. Simmons bersama Windows Phone Design Studio General Manager, Albert Shum mengungkapkan bahwa alasan utama perubahan logo Bing ini karena tiga hal yakni, orang, jangkauan dan pilihan.
Oleh karena itu, mereka ingin menyelaraskan desain, pemasaran, produk dan branding menjadi satu kesatuan yang “harmonis” dalam setiap paketnya. Bahkan petinggi perusahaan yang berpusat di Redmond ini ingin mengubah persepsi bahwa Microsoft dapat mewakili konsumen yang menggunakan produk-produknya.
“Rebranding logo baru merupakan bagian dari proses ‘re-imagining’ itu sendiri. Tentu hal ini memiliki risiko yang sangat besar, terutama jika produk yang di-rebranding ini digunakan oleh jutaan orang. Tetapi, Anda tidak bisa menjadi inovatif apabila tidak berani mengambil kesempatan,” tegas Shum.


0 komentar:
Post a Comment
Kritik dan Saran anda sangat Saya butuhkan....
Terima Kasih